Data Penerimaan Akpol 2017

Sama dengan tahun sebelumnya kuota jumlah penerimaan taruna Akpol pada tahun 2017 sebanyak 250 orang. Jadwal pendaftaran Akpol dimulai pada tangga 14 Maret 2016 dan berakhir sampai 15 April 2017

I. Persyaratan Khusus

  1. Pria/wanita, bukan anggota/mantan Polri/TNI dan PNS atau pernah mengikuti pendidikan Polri/TNI
  2. Berijazah serendah-rendahnya SMA/sederajat jurusan IPA/IPS (bukan lulusan Paket A,B dan C) dengan ketentuan :
    1. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) :
      • tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 7,0
      • tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,5
      • tahun 2015 s.d. 2016 dengan nilai rata-rata minimal 60,00
      • tahun 2017 dengan nilai rata-rata 70,00
    2. Nilai kelulusan rata-rata Hasil Ujian Akhir Nasional/UAN (bukan nilai gabungan) khusus Papua dan Papua Barat :
      • tahun 2013 dengan nilai rata-rata minimal 6,5
      • tahun 2014 dengan nilai rata-rata minimal 6,0
      • tahun 2015 s.d. 2016 dengan nilai rata-rata minimal 60,00
      • tahun 2017 dengan nilai rata-rata minimal 65,00
    3. Bagi lulusan tahun 2017 (yang masih kelas III) nilai rapor rata-rata kelas III semester I minimal 70,00 dan setelah lulus menyerahkan nilai Ujian Nasional dengan nilai rata-rata sebagaimana yang tercantum pada point 1 dan 2
    4. Bagi yang berusia 16 sampai dengan kurang dari 17 tahun dengan ketentuan nilai rata-rata ujian Nasional minimal 75,00 dan memiliki kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai rata-rata 75,00
  3. Ketentuan tentang Ujian Nasional perbaikan :
    1. Bagi lulusan 2014 s.d. 2016 yang mengikuti Ujian Nasional (UN) perbaikan dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2017 dengan ketentuan nilai rata-rata memenuhi persyaratan
    2. Sedangkan calon peserta yang mengulang di kelas III baik disekolah yang sama atau di sekolah yang berbeda tidak dapat mengikuti seleksi penerimaan Taruna Akpol T.A. 2017
  4. Berusia minimal 16 tahun dan maksimal 21 tahun pada saat pembukaan pendidikan;
  5. Tinggi badan minimal (dengan berat badan seimbang menurut ketentuan yang berlaku) :
    1. pria : 165 (seratus enam puluh lima) cm
    2. wanita : 163 (seratus enam puluh tiga) cm
  6. Belum pernah menikah/hamil atau melahirkan bagi peserta calon Taruni dan belum pernah punya anak kandung/biologis bagi peserta calon Taruna serta sanggup tidak menikah selama dalam pendidikan pembentukan
  7. Tidak bertato/memiliki bekas tato dan tidak ditindik/memiliki bekas tindik telinga atau anggota badan lainnya, kecuali yang disebabkan oleh ketentuan agama/adat
  8. Bagi peserta calon Taruna/i yang telah gagal karena pidana/asusila atau Taruna/i yang diberhentikan dengan tidak hormat tidak dapat mendaftar kembali
  9. Bagi peserta calon Taruna/i yang berusaha menggunakan sponsor/koneksi dengan cara menghubungi lewat telepon/surat kepada panitia/pejabat yang berwenang melalui orang tua/wali/keluarga atau pihak lain akan didiskualifikasi
  10. Dinyatakan bebas narkoba dengan menyerahkan surat keterangan bebas narkoba dari instansi kesehatan pemerintah (RS Pemerintah atau Klinik BNN/BNP/BNK)
  11. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah NKRI dan bersedia ditugaskan pada semua bidang tugas Kepolisian
  12. Bagi yang memperoleh ijazah dari negara lain, harus mendapat pengesahan dari Kemenbuddikdasmen
  13. Berdomisili minimal 1 tahun di wilayah Polda tempat mendaftar dengan melampirkan Kartu Tanda Penduduk/Kartu Keluarga dan surat keterangan domisili dari Lurah/Kades setempat dengan diketahui oleh Kapolsek
  14. Bagi peserta calon Taruna/i yang berasal dari SMA Taruna Nusantara dan SMA Krida Nusantara yang masih kelas III dapat mendaftar di Polda asal sesuai alamat KTP/KK atau dapat mendaftar untuk SMA Taruna Nusantara di Polda Jateng dan DIY, untuk SMA Krida Nusantara di Polda Jabar, dengan ketentuan mengikuti kuota kelulusan/perankingan pada Polda asal sesuai domisili KTP/KK
  15. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat diangkat menjadi Perwira Polri
  16. Memperoleh persetujuan dari orang tua/wali
  17. Tidak terikat perjanjian Ikatan Dinas dengan suatu instansi lain
  18. Bagi yang sudah bekerja secara tetap sebagai pegawai/karyawan :
    1. mendapat persetujuan/rekomendasi dari kepala instansi yang bersangkutan
    2. bersedia diberhentikan dari status pegawai/karyawan , bila diterima dan mengikuti pendidikan pembentukan Taruna Akpol

Info lengkap silahkan kunjungi http://penerimaan.polri.go.id/

II. Tahapan Seleksi Tingkat Panitia Daerah (Panda)

  1. Pemeriksaan administrasi awal.
  2. Pemeriksaan kesehatan tahap I.
  3. Pemeriksaan psikologi (tertulis).
  4. Pengujian kesamaptaan jasmani dan antropometri.
  5. Pengujian akademik, yang meliputi :
    – Pengetahuan Umum,
    –  Bahasa Indonesia,
    –  Matematika (IPA dan IPS).
  6. Pemeriksaan kesehatan tahap II.
  7. PMK.
  8. Pemeriksaan Administrasi Akhir.
  9. Sidang terbuka kelulusan tingkat Panitia Daerah;

III. Untuk Pemeriksaan Kesehatan Tahap II kuota sebanyak 15 x Kuota DIPA yang ditetapkan berdasarkan Ranking dari penghitungan akumulasi nilai Rikkes I, Rikpsi, Jasmani dan Uji Akademik dengan pembobotan sebagai berikut:

  • Rikkes I : 10
  • Rikpsi : 30
  • Jasmani : 20
  • Uji Akademik : 40

IV. Menetapkan kelulusan sementara sebanyak kuota DDIPA ditambah 20 % untuk mengikuti supervisi dari Panpitia Pusat (Panpus)

V. Seleksi Tingkat Panpus

  • Menggunakan sistem gugur dengan tahapan sebagai berikut :

1. Pemeriksaan Administrasi
2. Pemeriksaan Administrasi
3. Pemeriksaan Psikologi, Wawancara dan PMK
4. Uji Jasmani dan Antropometri
5. Rikpil

  • Uji TPA dan TOEFL – Sistem Ranking
  • Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat pusat

V. SISTEM PENILAIAN UNTUK PENENTUAN RANKING

  • Sistem penilaian dan norma kelulusan tingkat Panda

  • Sistem penilaian & norma kelulusan tingkat Panpus

 

Jumlah Pendaftar Akpol


Dengan melihat jumlah pendaftar Akpol tingkat persaingan untuk memperebutkan 1 tempat sebagai berikut:

 

 

You May Also Like

About the Author: admin

2 Comments

  1. Utk Sistem Penilaian dan Norma Kelulusan Tingkat Panda maupun Panpus apakah benar seperti itu utk tahun 2017? Sumber dari mana? Terima kasih.

  2. Utk Sistem Penilaian dan Norma Kelulusan Tingkat Panda maupun Panpus apakah benar seperti itu utk tahun 2017? Sumber dari mana? Terima kasih.

Leave a Reply