Biaya Kuliah UKT Unpad dan Beasiswa Berkelanjutan Studi

Unpad sebagai PTN yang berbadan hukum atau PTNBH berhak mengatur sendiri besaran UKT berdasarkan kewenangan rektor. Namun penyusunan UKT PTNBH tetap memperhatikan koridor-koridor yang diatur dalam Peraturan Menteri Ristek dan DIKTI.

Besaran UKT Unpad untuk angkatan 2018 sampai saat ini belum ada perubahan, masih mengacu pada UKT TA 2017/2018. Penentuan UKT dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu kemampuan ekonomi mahasiswa, orang tua mahasiswa atau pihak lain yang membiayainya.

Unpad menerapkan UKT masing-masing program studi (prodi) dalam lima kelompok. Kelompok I dan kelompok II jumlahnya masing-masing Rp 500.000 dan Rp 1.000.000.

Pemimpin atau rektor PTN dapat memberikan keringanan UKT, melakukan penetapan ulang pemberlakuan UKT terhadap mahasiswa apabila terdapat ketidaksesuaian atau adanya perubahan data kemampuan ekonomi mahasiswa yang diajukan oleh mahasiswa, orang tua mahasiswa, atau pihak lain yang membiayainya

Daftar UKT Unpad Angkatan 2018/2019

FAKULTAS PROGRAM STUDI UANG KULIAH TUNGGAL
Kel. 3 Kel. 4 Kel. 5 BIDIK MISI
Hukum Ilmu Hukum 2.500.000 5.500.000 6.000.000 2.000.000
Ekonomi dan Bisnis Akuntansi 2.500.000 6.000.000 7.000.000 2.000.000
Ekonomi Pembangunan 2.500.000 6.000.000 7.000.000 2.000.000
Manajemen 2.500.000 6.000.000 7.000.000 2.000.000
Ekonomi Islam 2.500.000 6.500.000 7.000.000 2.000.000
Kedokteran Pendidikan Dokter 5.000.000 9.000.000 13.000.000 2.000.000
Kedokteran Hewan 4.000.000 6.000.000 7.200.000 2.000.000
Matematika dan Ilmu Matematika 2.500.000 5.000.000 6.500.000 2.000.000
Pengetahuan Alam Kimia 2.500.000 5.000.000 7.000.000 2.000.000
Fisika 2.500.000 5.000.000 7.000.000 2.000.000
Biologi 2.500.000 5.000.000 7.000.000 2.000.000
Statistika 2.500.000 5.000.000 6.500.000 2.000.000
Geofisika 2.500.000 5.000.000 7.000.000 2.000.000
Teknik Informatika 2.500.000 5.000.000 7.000.000 2.000.000
Teknik Elektro 2.500.000 7.500.000 10.000.000 2.000.000
Pertanian Agroteknologi 2.500.000 4.500.000 6.500.000 2.000.000
Agribisnis 2.500.000 4.500.000 6.500.000 2.000.000
Kedokteran Gigi Pendidikan Dokter Gigi 2.500.000 9.000.000 13.000.000 2.000.000
Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Ilmu Administrasi Negara 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Hubungan Internasional 2.500.000 6.000.000 7.000.000 2.000.000
Ilmu Kesejahteraan Sosial 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Pemerintahan 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Antropologi 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Administrasi Bisnis 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Sosiologi 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Politik 2.500.000 5.000.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Budaya Sastra Indonesia 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Sunda 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Ilmu Sejarah 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Inggris 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Perancis 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Jepang 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Rusia 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Jerman 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Sastra Arab 2.500.000 3.500.000 5.000.000 2.000.000
Psikologi Psikologi 2.500.000 5.000.000 7.500.000 2.000.000
Peternakan Ilmu Peternakan 2.500.000 3.500.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Komunikasi Ilmu Komunikasi 2.500.000 4.500.000 6.000.000 2.000.000
Ilmu Perpustakaan 2.500.000 4.000.000 5.000.000 2.000.000
Ilmu Hubungan Masyarakat 2.500.000 4.500.000 6.000.000 2.000.000
Televisi dan Film 2.500.000 4.500.000 6.000.000 2.000.000
Manajemen Komunikasi 2.500.000 4.500.000 6.000.000 2.000.000
Jurnalistik 2.500.000 4.500.000 6.000.000 2.000.000
Keperawatan Ilmu Keperawatan 2.500.000 6.000.000 8.000.000 2.000.000
Perikanan dan Ilmu Kelautan Ilmu Perikanan 2.500.000 4.500.000 6.500.000 2.000.000
Ilmu Kelautan 2.500.000 4.500.000 6.500.000 2.000.000
Teknologi Industri Pertanian Teknik Pertanian 2.500.000 3.500.000 6.500.000 2.000.000
Teknologi Pangan 2.500.000 3.500.000 6.500.000 2.000.000
Teknologi Industri Pertanian 2.500.000 3.500.000 6.500.000 2.000.000
Farmasi Farmasi 2.500.000 7.000.000 10.000.000 2.000.000
Teknik Geologi Teknik Geologi 2.500.000 5.000.000 9.000.000 2.000.000

Beasiswa Studi Berkelanjutan Unpad

Jika penetapan UKT yang harus dibayar masih dirasakan terlalu berat bagi mahasiswa dan orang tua, maka mahasiswa dapat mengajukan permohonan kebijakan perubahan UKT.

Keringanan oleh Unpad diberikan dalam bentuk beasiswa yang disebut Beasiswa Berkelanjutan Studi. Kebijakan ini diharapkan menjadi solusi bagi mahasiwa yang merasa tidak mampu membayar UKT  untuk  menekan angka Drop Out karena ketidakmampuan biaya.

Beasiswa mahasiswa berkelanjutan studi diberikan kepada mahasiswa yang termasuk kategori UKT tinggi sampai dengan tertinggi, tetapi mengalami kesulitan ekonomi untuk tetap membayar besaran UKT pada masa belajarnya, dengan kategori sebagai berikut:
– Bersifat situasional; dan
– Beasiswa diberikan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun akademik dan akan dievaluasi setiap semester.

Syarat umum:

  1. Membuat surat permohonan untuk memperoleh beasiswa;
  2. Mempunyai Kartu Tanda Mahasiswa (KTM) dan Kartu Rencana Studi (KRS) sebagai bukti mahasiswa aktif;
  3. Membuat surat pernyataan tidak sedang menerima beasiswa atau bantuan Maya pendidikan lain dari sumber yang lain;
  4. Memperoleh rekomendasi dari Pimpinan Program Studi yang bersangkutan; dan
  5. Mempunyai Kartu Keluarga.

Syarat khusus:

  1. Fotokopi transkrip akademik dengan IPK paling rendah 2,50;
  2. Surat permohonan penyesuaian UKT yang ditujukan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan serta Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Sistem Informasi disertai alasan permohonan penyesuaian UKT;
  3. Surat Keterangan Penghasilan Orang Tua dari instansi tempat bekerja atau Surat Pemyataan Penghasilan Orang Tua bermeterai bagi yang berwirausaha; dan
  4. Dokumen lain yang mendukung alasan penyesuaian UKT, seperti Surat Kematian, Surat Pensiun, dan lain-lain.

Seperti yang tertulis dalam Peraturan Rektor No 16 Tahun 2016, mekanisme permohonan beasiswa berkelanjutan studi sebagai berikut:

  • Mengajukan surat permohonan yang ditujukan kepada Pimpinan Program Studi dengan melampirkan persayaratan.
  • Pimpinan Program Studi mengajukan surat rekomendasi kepada Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Inovasi, dan Kerja Sama melalui Manajer Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni;
  • Manajer Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni melakukan validasi kelayakan administrasi sebagai dasar rekomendasi dari Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Inovasi, dan Kerja Sama melalui Manajer Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni;
  • Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan, Inovasi, dan Kerja Sama melalui Manajer Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni mengajukan surat rekomendasi kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan melalui Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni;
  • Direktur Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni bersama dengan Biro Administrasi Akademik melakukan verifikasi permohonan yang mencakup penyaluran ke sumber daya beasiswa yang tersedia;
  • Verifikasi disampaikan kepada Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; dan
  • Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan berkoordinasi dengan Wakil Rektor Bidang Keuangan, Perencanaan, dan Sistem Informasi untuk menetapkan jumlah kuota penerima beasiswa dengan menyesuaikan kepada ketersediaan sumber daya.

Masa atau jangka waktu permohonan wajib diperhatikan bagi mahasiswa yang ingin mengajukan permohonan beasiswa studi berkelanjutan. Karena berdasarkan pengalaman jika tenggat waktu pengajuan sudah lewat maka tidak akan dilayani.

You May Also Like

About the Author: admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *